RESENSI BUKU NOVEL TAK SEMPURNA


Judul novel  : Tak Sempurna
Penulis         : Fahid Djibran, Bondan Prakoso & Fade2Black
Penerbit       : Kurniaesa Publishing
Terbit           : Februari 2013


Judulnya “Tak Sempurna”, pertama kali saya tahu novel ini awalnya disekitar tahun 2013 tepatnya saya masih kelas 9 SMP, saya lihat di salah satu postingan medsosnya Bondan, di situ Bondan memposting cover belakang novelnya yang berisikan sinopsis, nah dari situlah saya mulai tertarik dengan novel ini.
Kami hidup di dunia yang tak sempurna. Saat pagi memaksa kami pergi sekolah untuk bekerja keras demi masa depan yang tak jelas. Guru-guru bagai diktator yang meneror kami agar menanam pohon masa depan yang seragam disiram hapalan dan dipupuki serangkaian ujian yang membuat kami ketakutan.
Kamilah anak-anak sampah, seperti kata Tuan dan Puan pemerhati pendidikan, tak punya masa depan! Maka kami meledakkan amarah dan kesedihan kami di jalanan, jadi tawuran atau perkelahian. Kami pecahkan jerawat batu pubertas kami dengan adegan-adegan telanjang di depan kamera atau di tempat-tempat gelap yang rahasia. Kami rayakan kesedihan kami dengan narkoba.
Tapi di mana para orang tua saat kami rindu kasih sayang mereka? Kenapa mereka selalu sibuk? Di mana pemerintah, penegak hukum dan pemuka agama? Kenapa pelajaran moral tak pernah sungguh-sungguh kami dapatkan dari lingkungan kami yang nyata? Di bahu siapa kami bisa menangis? Di dada siapa kami bisa menemukan rasa bangga dan rasa percaya?
Demi kebahagiaan dan waktu bermain kami yang direnggut, direbut, diringkas dan diringkus, kami menyatakan perang pada segala bentuk perampokan dan pengkhianatan terhadap hak-hak kami—baik sebagai anak-anak maupun sebagai manusia!
Dari sinopsis itulah saya mulai kepo dengan novel ini dan saya mencoba mencarinya di perpustakaan sekolah lalu membacanya walaupun belum sampai habis, di buku ini penulis menceritakan tentang kejamnya dunia remaja dan juga masih buruknya pendidikan di Indonesia.

Kelebihan :
Menurut saya kelebihan dari novel ini adalah mudah dipahami isinya, dan juga dalam novel ini kita seolah olah melihat langsung kejadian yang diceritakan, seolah olah penulis benar benar mengalaminya dan menceritakanya dihadapan kita
Kelemahan :
Kelemahanya adalah banyak sekali kata kata kasar yang keluar di novel ini, Mungkin memang harus begitu agar para pembaca bisa merasakan sendiri psikologi para pelakunya. Tapi tentunya sangat tak diharapkan jika sampai memberikan pengaruh buruk bagi pembaca.
Rekomendasi :
Buku ini sangat cocok bagi para pembaca yang penasaran dengan dunia remaja, pendidikan, dan tawuran di Indonesia. Buku ini juga cocok bagi para penggemar Bondan & Fade2Black

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen "Saling Mempercayai Adalah Kuncinya"