Cerpen "Saling Mempercayai Adalah Kuncinya"
“Saling
Mempercayai Adalah Kuncinya”
Kisah
ini menceritakan tentang persahabatan 3 orang anak yang kehidupanya sangat jauh
berbeda, mereka berbeda bukan hanya dari nama saja tetapi juga sifat,
pemikiran, bahkan agama, namun walaupun kehidupan mereka berbeda mereka tetap
saling menghargai satu sama lain.
Sekitar
12 tahun yang lalu terdapat seorang anak laki – laki bernama Rahmat yang baru
saja masuk sebagai siswa SD, Rahmat adalah anak yang sederhana, dan juga simpel
dalam bertindak, pada perjalanan hidupnya selama 3 tahun di sekolah dasar dia
merasa hidupnya sangat membosankan sampai akhirnya dia dipertemukan oleh dua
orang anak lewat tugas kelompok,
Kedua
anak ini kehidupanya sangat jauh berbeda dengan Rahmat, jika Rahmat adalah
orang yang simpel, sederhana, dan tidak neko – neko, mereka yaitu Eka dan Reza
berbeda, Eka adalah orang yang humoris, selalu menanggapi masalah dengan
senyuman namun dia kesulitan dalam pelajaran, dan Reza, dia adalah orang yang pendiam,
selalu menanggapi sesuatu dengan serius, dan sangat pandai dalam pelajaran.
Dalam
tugas kelompok ini terjadi kecocokan dan kekompakan yang sangat erat, dalam
pengerjaanya, disamping Reza menyelesaikanya dengan serius, Rahmat sering
mengingatkan Reza agar tidak usah dibuat rumit, dan Eka juga berkontribusi
dalam membuat suasana menjadi tidak tegang dengan canda guraunya.
2
tahun berlalu, setelah kelas 5 SD persahabatan mereka pun tetap terjalin,
bahkan hampir setiap hari mereka jalani bersama, mulai dari berangkat ke
sekolah bersama, mengerjakan PR bersama, bermain bersama, bahkan sampai tempat
duduk di kelas pun mereka berdekatan.
Sampai
kelas 6 kehidupan mereka tenang – tenang saja, berjalan seperti biasa selalu
bersama, hingga pada akhirnya hal yang tidak diinginkan pun terjadi, “Ujian
Nasional”, sebenarnya bukan ujian nasional yang tidak diinginkan tetapi setelah
ujian yaitu kelulusan dan perpisahan, mungkin jika nilai mereka tidak jauh
berbeda mereka masih bisa mendaftar di SMP yang sama, namun Tuhan berkehendak
lain, nilai mereka sangat jauh berbeda sehingga mereka mendaftar di SMP yang
berbeda, Rahmat mendapatkan nilai yang lumayan sehingga dia bisa mendaftar di
SMP negri yang cukup baik, Reza mendapatkan nilai yang sangat bagus sehingga
dia mendaftar di SMP favorit, lalu Eka, dia kurang beruntung karna diantara
mereka bertiga nilainya lah yang paling jelek sehingga dia hanya bisa mendaftar
di SMP swasta,
Satu
tahun berlalu, rasa kehilangan pun mulai muncul, kususnya Reza, karna diantara
mereka mereka bertiga Reza lah yang paling jarang berkumpul bersama, hal ini
disebabkan oleh kesibukan les Reza yang semakin padat karna hampir setiap hari
dia selalu mengikuti les.
Hingga
pada akhirnya Rahmat hampir mengambil keputusan untuk mengakhiri persahabatan
mereka bertiga karna Rahmat berfikir Reza telah berubah dia tidak menganggapnya
sahabat lagi, namun keputusan Rahmat pun berubah setelah mendengar perkataan
Eka “percayalah, sahabat sejati tidak akan pergi hanya karna jarak dan waktu”.
Satu
tahun kemudian, setelah mereka kelas 8, Reza mempunyai ide yang sangat brilian,
dia mengajak Rahmat dan Eka berkumpul dan pada pertemuan itu Reza meceritakan
idenya yaitu dia akan mengajak Rahmat dan Eka untuk mengikuti les bersamanya
agar kelak lulus SMP mereka bisa mendapatkan nilai yang sama sama bagus dan dapat
sekolah di SMA yang sama, Eka dan Rahmat pun setuju, akhirnya mereka les dengan
sungguh sungguh.
Setelah
kels 9 pada saat ujian nasional mereka telah yakin dan percaya pada usaha dan
do’a mereka, akhirnya pengumuman kelulusan pun tiba dan kali ini tuhan telah
memberikan keajaibanya, karna nilai mereka tidak jauh berbeda dan mereka pun
dapat mendaftar di SMA yang sama.
Dan setelah mereka berada
dalam satu sekolah yang sama lagi, kebersamaan mereka pun muncul kembali,
mereka menjadi lebih terbuka dengan masalah masing masing dan saling mengerti
satu sama lain.
Komentar
Posting Komentar